• Guru SD Juga Memanfaatkan TIK

    Seorang guru harus selalu belajar untuk meningkatkan profesionalisme. Salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme seorang guru adalah dengan menguasai Teknologi Informasi...

  • Sudut Baca Kreatif Kelas V Putri

    Video ini berisi tentang sudut baca yang dibuat oleh Kelompok Putri Kelas V TP. 2016/2017 SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh. Sudut baca yang dibuat dengan penuh kreatifitas ini...

  • Menghargai Keputusan Bersama

    Materi Pokok: Menghargai Keputusan Bersama Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Kelas/ Semester: V/ II A. PENGERTIAN KEPUTUSAN BERSAMA Keputusan adalah segala putusan yang telah ditetapkan...

Kamis, 15 Maret 2018

Kabut Asap, Video Pembelajaran Kelas V SD Kurikulum 2013 Revisi 2017

Kabut Asap, Video Pembelajaran Kelas V SD Kurikulum 2013 Revisi 2017


Kita tentu selalu menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan organ pernapasan. Namun, seringkali faktor lingkungan sangat besar memengaruhi kesehatan kita. Seperti yang terjadi pada tahun 2015, bencana kabut asap melanda sebagian wilayah Indonesia, terutama di Sumatra dan Kalimantan.

Video Pembelajaran ini diadaptasi dari Buku Siswa Kelas V SD Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tema 2: Udara Bersih bagi Kesehatan Sub Tema: Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia.

Video Pembelajaran "Kabut Asap" ini dibuat oleh Siswa Kelas V SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh TP. 2017/ 2018 dengan bimbingan Wali Kelas V: Mashindra Prisma Saputra, S.Pd

Selain bertujuan untuk video pembelajaran, tujuan pembuatan video ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa pada aspek kognitif, sikap sosial, sikap spiritual dan keterampilan . Dalam Kurikulum 2013, ke-empat aspek tersebut harus dikuasai siswa.

Dengan pembuatan video pembelajaran "Kabut Asap" ini diharapkan siswa juga dapat memanfaatkan HP/ Android sebagai media untuk belajar. Hal ini dapat terlihat dari pengambilan video pembelajaran ini yang menggunakan kamera HP/ Android.

Semoga Video Pembelajaran "Kabut Asap" untuk Kelas V SD Kurikulum 2013 Revisi 2017 bermanfaat untuk kita semua.

Jangan lupa subcribe, like dan comment videonya di channel Mashindra Prisma Saputra.


Tunggu dan ikuti terus video selanjutnya.

Terima Kasih

Mashindra Prisma Saputra, S.Pd


Rabu, 14 Maret 2018

Hidup Hemat (Film Pendek Pendidikan Anti Korupsi)


Judul Film Pendek : Hidup Hemat
Pemain                     : Kelompok V
-Niko Agusta
-M. Azizil Arof
-Malik Septia Hardi
-Damara Lathifa Winzini
-Hanna Ikhwani
-Zahira Putri Asa

Kelas                         : V (Lima)
Sekolah                     : SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh
Tahun Pelajaran      : 2016-2017
Wali Kelas                 : Mashindra Prisma Saputra, S.Pd

Film Pendek "Hidup Hemat" ini dibuat dalam rangka mendukung PENDIDIKAN ANTI KORUPSI. Pendidikan Anti Korupsi merupakan upaya preventif yang dapat dilakukan untuk generasi muda. Mari kita tanamkan sikap anti korupsi sejak usia dini di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.


Rabu, 27 September 2017

Era Kebangkitan Pemanfaatan TIK untuk Pendidikan di SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh

Kutipan rekan kami, Ibu Silvia Bahari, M.Pd ketika Anugerah Kihajar Kota Sungai Penuh 2016, "Alhamdulillah,,, semoga apa yang sudah diraih hari ini menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi di waktu yang akan datang,,,".


Catatan pengalaman pribadi penulis (Mashindra Prisma Saputra, S.Pd)


Foto bersama Bapak Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh pada Pengumuman Pemenang Anugerah Kihajar Kota Sungai Penuh 2017

Kebangkitan pemanfaatan TIK untuk Pendidikan di SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh berawal dari kedatangan Kepala Sekolah kami, Ibu Dewi Kasnira, S.Pd pada pertengahan tahun 2014. Saya sempat terkejut ketika beliau pertama kali memimpin sekolah kami dan mengatakan ingin membuat website sekolah untuk SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh. Sebelumnya saya bersama senior di SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh, Kakanda Dedi Hajriman berangan-angan ingin sekali kalau sekolah kami mempunyai website sekolah serta pemanfaatan TIK untuk guru dan siswa. Alhamdulillah, perhatian beliau dalam pemanfaatan TIK untuk Pendidikan membawa angin segar bagi kemajuan guru-guru dan murid di SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh. Baik dalam kemajuan kompetensi profesional guru maupun peningkatan prestasi guru maupun siswa. Tidak itu saja, beliau juga berjuang untuk kelengkapan sarana dan prasarana TIK untuk proses pembelajaran di sekolah. Alhasil, hampir seluruh kelas di SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh telah memiliki sarana dan prasarana TIK yang menunjang proses pembelajaran. Seluruh guru di sekolah juga telah memanfaatkan TIK dalam proses pembelajaran.

Presentasi Web Sekolah oleh Ibu Dewi Kasnira dan Pak Dedi Hajriman pada Lomba Web Sekolah Anugerah Kihajar Kota Sungai Penuh 2017

Di era perkembangan teknologi yang begitu pesat informasi dan ilmu pengetahuan berkembang begitu cepat, kadang berubah, kadang mengalami penambahan, kadang mengalami pengurangan. Suatu pemikiran yang cerdas jika sekolah harus memanfaatkan TIK untuk kemajuan pendidikan. Dengan demikian akses akan informasi sangat diperlukan bagi guru dan siswa. Dengan menciptakan generasi yang produktif dan tidak konsumtif akan menciptakan proses berpikir kritis guru dan siswa. Tidak lagi kita sebagai konsumen, tapi berpikir bagaimana menciptakan atau mengembangkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan banyak orang. Saya teringat pengalaman pada bulan Agustus ini, ketika menghias kelas dengan balon udara cita-cita, ada beberapa anak kami yang bercita-cita ingin menjadi YouTubers. Tidak berpikir lama, saya langsung menempelkan cita-citanya pada balon udara cita-cita. Bersyukur sekali mempunyai murid yang sejak usia dini sudah bercita-cita menjadi seorang entrepreneur.

Pemasangan Blon Udara Cita-cita di Kelas V SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh

Paradigma yang selama ini terpatri dalam diri kita adalah dengan berkembangnya teknologi, guru semakin malas untuk mengajar. Apa-apa tinggal download, guru duduk saja di depan kelas. Buka laptop dan pasang projektor. Itu hanya paradigma. Pemanfaatan TIK dalam pendidikan mengalami proses yang panjang. Mulai dari memanfaatkan, mengembangkan, sampai menciptakan. Tidak semua yang tersedia di brangkas Mbah Google dapat kita manfaatkan. Harus sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa. Lantas kalau tidak ada bagaimana? Di sini peran kita sebagai developer yang selalu senantiasa mengembangkan sesuatu agar bermanfaat bagi orang lain, khususnya siswa. Setelah mengembangkan, pemikiran kita sebagai creator akan muncul dengan sendirinya. Menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Memang butuh proses yang panjang, hal ini tidak akan terwujud jika tidak adanya kerjasama antar komponen pendidikan, baik kepala sekolah, guru, siswa maupun orang tua/ wali murid.

Presentasi Materi Pelajaran di Kelas V oleh Fahrein Danish Aqeelliansyah

Bersyukur kpd Allah SWT, "mungilnya sekolah kami, tidak memungilkan semangat kami untuk selalu berprestasi". Semenjak pertengahan tahun 2014, kepala sekolah kami mengenalkan kepada kami bahwa ada even tahunan Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh yaitu "Anugerah Kihajar Kota Sungai Penuh". Suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh yang bertujuan untuk memotivasi guru dan siswa dalam memanfaatkan dan mengembangkan TIK untuk pendidikan. Di tahun 2014, saya terkejut kepala sekolah saya memberikan kepercayaan untuk mengikuti suatu lomba media pembelajaran pada even ini. Berkat motivasi kepala sekolah dan rekan-rekan guru, saya berusaha untuk ikut berpartisipasi. Alhamdulillah, ternyata guru SD juga bisa memanfaatkan TIK untuk Pendidikan. Setiap tahun sekolah kami selalu mengirimkan peserta dalam even ini, baik dari guru maupun siswa. Alhamdulillah juga dari tahun ke tahun terjadi peningkatan prestasi SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh dalam even Anugerah Kihajar Kota Sungai Penuh. Juara bukan menjadi tujuan utama kami, namun semangat kita yang menunjukkan bahwa guru SD juga mampu memanfaatkan TIK untuk Pendidikan menjadi suatu kepuasan tersendiri. Juara adalah bonus dari Allah SWT. Ketika kita sudah berusaha dengan maksimal dan disertai doa, semua hasilnya adalah bermanfaat untuk kita. Dan yang lebih penting lagi adalah diseminasi dan implementasinya utk pendidikan.

Semangat Berprestasi SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh

Sebagai contoh kecil, mungkin kita ingat bagaimana proses kita dalam mengembangkan suatu media pembelajaran berbasis TIK? Dalam animasi pembelajaran, membuat suatu mobil berjalan saja membutuhkan waktu dan tenaga yang ekstra. Kadang terjadi kesalahan dan kita harus mengulangnya sampai beberapa kali. Begitu juga dengan jenis media pembelajaran berbasis TIK yg lainnya. Apalagi kami hanya guru SD, sangat dibutuhkan kesabaran dan kerja keras utk dapat mengembangkan suatu media pembelajaran berbasis TIK. Satu kesalahan kecil saja dapat berakibat fatal bagi produk yang kita sedang kembangkan. Di sini kita akan terlatih untuk bersabar dan tidak putus asa. Lagi-lagi penguatan pendidikan karakter bagi guru dan siswa memerankan fungsinya diberbagai bidang pendidikan.

Namun, tidak semata-mata suatu prestasi dan kemajuan sekolah hanya pada pemanfaatan TIK, yang terpenting adalah kerjasama, kekompakkan, dan saling mendukung antar komponen di suatu sistem pendidikan di sekolah.

Proses tidak akan menghianati hasil. Maju terus SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh. Maju terus TIM ICT SDN 001/XI Kelurahan Pasar Sungai Penuh. Selamat atas prestasi di Anugerah Kihajar Kota Sungai Penuh 2017.

Selasa, 26 September 2017

Soal Bahasa Indonesia I Kelas V


A. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan menyilang huruf a, b, c, atau d di depan jawaban!

1. Berikut ini merupakan tanggapan terhadap penjelasan tokoh, kecuali . . . .
a. nasihat            c. saran
b. kritik              d. mendiamkan

2. Kalimat sapaan yang santun kepada tokoh adalah . . . .
a. Kita akan mengadakan wawancara sekarang Pak. Cepat bersiap!
b. Hai, saya akan mewawancarai Anda, lho!
c. Selamat siang Pak. Boleh saya mewawancarai Anda sekarang?
d. Apakah sekarang waktunya kita berwawancara?

3. Di bawah ini contoh langkah-langkah sebelum wawancara antara lain ...
a. orang yang akan didatangi tanpa diberitahu untuk diwawancarai
b. menyusun daftar pertanyaan yang akan ditanyakan
c. mengadakan daftar pertanyaan yang akan ditanyakan pada saat wawancara.
d. membuat pertanyaan sulit supaya narasumber kesulitan menjawabnya

4. Kegiatan membaca dan mendengarkan rata-rata untuk mendapatkan . . . .
a. informasi                   c. kesenangan
b. kesengsaraan            d. kesusahan

5. Menulis karangan biasanya didahului dengan pembuatan . . . .
a. puisi                                         c. daftar pusta
b. kerangka karangan                  d. daftar isi

6. Kalimat yang menyatakan perintah adalah . . . .
a. Wah, kau sungguh beruntung!
b. Ibu telah pulang kemarin.
c. Cepat angkat kaki dari sini!
d. Sungguh, saya tidak pernah datang ke sini!

7. Pemakaian kata penghubung yang benar terdapat pada . . . .
a. Tia membawakan buku itu, saya tidak.
b. Meskipun ujian masih beberapa bulan lagi, dia telah mempersiapkan diri dari sekarang.
c. Baju itu dibordir mesin pabrik.
d. Iwan makan nasi goreng.

8. Penulisan kata yang baku adalah . . . .
a. ijasah, apotek, pirsawan                        c. ijasah, apotik, pemirsa
b. ijazah, apotik, pirsawan                        d. ijazah, apotek, pemirsa

9. Penulisan teks percakapan yang benar adalah . . . .
a. Ibu: “Kau sudah belajar Don?”
b. Ibu; “Kau sudah belajar Don?”
c. “Ibu, Kau sudah belajar Don?”
d. Ibu. “Kau sudah belajar Don?”

10. Pernyataan yang mengungkapkan ketidak percayaan adalah ....
a. Ah, kau hanya bercanda!
b. Ah, tidak mungkin Dimas senekad itu!
c. Ayo, kita pergi sekarang!
d. Sampaikan ucapan selamat padanya!

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Apa yang kamu lakukan sebelum mewawancarai tokoh?
2. Bagaimana kamu mengukur keberhasilan membacamu?
3. Apa yang kamu lakukan sebelum menentukan judul sebuah cerita?
4. Peralatan apa yang kamu gunakan untuk mengetahui kecepatan bacamu?
5. Berapa jumlah ideal kata yang harus kamu baca per menit?

Drama

Materi Pokok           : Drama
Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia
Kelas/ Semester    : V/ I


Sumber: BSE Bahasa Indonesia Kelas V Suyatno


Drama

Drama adalah cerita yang menggambarkan kehidupan dan watak setiap tokohnya melalui tingkah laku dan dialog atau percakapan yang dipentaskan. Pemain laki-laki dalam drama disebut aktor. Sedangkan pemain perempuan dalam drama disebut aktris.

Penokohan

Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam drama. Karakter penokohan pada drama sama dengan penokohan pada cerita rakyat, di antaranya:
a. Protagonis
b. Antagonis
c. Figuran

Mementaskan Drama

Agar kamu mampu mementaskan drama, kamu harus mengetahui dahulu apa yang menjadi unsur-unsur sebuah drama. Unsur-unsur tersebut meliputi: pemain, sutradara, naskah, kostum dan perlengkapan.

Langkah-langkah mementaskan drama:

a. Carilah naskah drama.
b. Mencari atau menentukan pemainnya.
c. Mencari seseorang yang mampu menjadi sutradara.
d. Mempersiapkan kostum dan perlengkapan panggung.
e. Latihan drama.

f. Drama sudah dapat dipentaskan.